Ngajar The Series #1: Mengenalkan Profesi Anti Mainstream di SDN Kanaan

Kanaan, 20 Juni 2025 – Polban Mengajar melaksanakan kegiatan Ngajar The Series: 1 dengan tema “Mengenal Profesi Anti Mainstream” di SDN Kanaan. Kegiatan ini melibatkan SuperTeam, para pengajar muda, rekan-rekan Kemenkoan Sosial Masyarakat BEM Kema Polban, serta perwakilan MPM.

Kegiatan ini dilatarbelakangi kebutuhan untuk memperluas wawasan anak-anak mengenai ragam profesi. Selama ini, profesi yang dikenal anak cenderung terbatas pada guru, dokter, polisi, atau tentara. Padahal, banyak profesi lain yang bisa menjadi pilihan, terutama bagi anak-anak yang memiliki minat seni dan kreativitas.

Melalui pengenalan profesi desainer baju, florist, dan pelukis, para pengajar mengajak anak-anak melihat bahwa bakat dan hobi yang mereka miliki dapat berkembang menjadi profesi yang berarti. Pendekatan ini juga diharapkan membantu menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat untuk menggali potensi diri sejak dini, terutama ketika mereka menunjukkan hasil karyanya.

Ngajar kali ini dilakukan dengan metode menyenangkan, sehingga materi lebih mudah diterima, yaitu:

  • Storytelling: pengajar membawakan cerita bertema profesi terkait di tengah lingkaran anak-anak.
  • Penyampaian teori: setiap kelas belajar profesi yang berbeda
    Kelas 1–2: desainer baju
    Kelas 3–4: florist
    Kelas 5–6: pelukis
  • Game/ice breaking: walaupun serius tetapi suasana dibuat lebih santai melalui permainan interaktif.
  • Praktikum: anak-anak membuat karya sesuai profesi masing-masing, seperti kolase pakaian, bunga dari kawat bulu, dan lukisan kreatif.

Karya Si Pelukis Ternama

Karya Para Florist

Karya Si Designer Profesional

Sebagai kegiatan ngajar pembuka di periode tahun ini, para pengajar merasa sangat bersemangat. Selain memberikan materi, mereka juga ikut menikmati momen bermain dan berkarya bersama anak-anak. Kegiatan ini menjadi ruang refreshing setelah menjalani UAS sekaligus memberikan pengalaman yang hangat dan berkesan.

Selain menghasilkan karya kreatif, anak-anak juga mengisi data cita-cita mereka. Hasilnya dari total 84 siswa, 51 anak mengisi dengan mayoritas bercita-cita di bidang kesehatan, layanan masyarakat, olahraga, sedangkan 33 tidak mengisi karena tidak hadir.

Polban Mengajar berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak berani bermimpi lebih luas dan mengenal lebih banyak peluang masa depan. Para pengajar juga berharap dapat kembali hadir di SDN Kanaan dan terus membawa pengalaman belajar yang menyenangkan, seru, dan bermanfaat.

Dengan semangat “Mengajar dari Hati untuk Generasi Berprestasi!” ikuti terus keseruan kami di kegiatan mengajar berikutnya ya kakak-kakak! ^^

Dann… satu lagi, ada pesan nih dari kak Kak Rifa, “Teruslah berdampak untuk hasil yang tampak, teruslah berkembang untuk masa yang akan datang, hidup pengabdian!”- Rifa Faisya 2025

Salam hangat, Rifa Faisya sebagai Penanggung Jawab SDN Kanaan.

© Polban Mengajar Kabinet Serasi

Tags: No tags

8 Responses

Leave a Reply to https://isokorpicustoms.fi/ Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *