Lynta Fifi Afriliya

Satu Impian Kecil, Sejuta Perasaan: Ceritaku Mewujudkan Mimpi Anak-anak Ciparay

Satu tahun yang lalu sewaktu kami KKN, di malam hari ketika Lynta, Rahma, Teh Allysha dan Kang Mardi lagi bikin roket untuk praktek kegiatan alumni mengajar, tiba-tiba Kang Mardi nyeletuk “Lin, nanti mah kita ngajak anak-anak Ciparay ke Polban”… waktu pertama kali denger asbunnya Kang Mardi rasanya kepala tuh bilang “hah emang bakalan bisa?” “pake uang dari mana?” “kayaknya mustahil deh”, lalu Lynta jawab “gimana caranya kang? wkwkkw” dan Kang Mardi waktu itu cuman bisa ketawa nyengir, beliau bilang pasti bisa ajaa kalo ada rezeki mah pasti ada aja jalannya.

Alumni Mengajar KKN Tematik Polban 2023

Selang waktu, awal tahun 2024 ini, banyak banget temen-temen sosma yg ngedorong buat coba apply proposal ke belmawa. setelah banyaknya diskusi, pertimbangan sana-sini, bikin playlist buat ‘nge-PKM’ biar bikin proposalnya semangat, ngerjain rancangan proposal di Sarijadi Corner bareng Kadep Mivan sampe diusirnya sama yang punya cafe ~hehe, jujur ini emang kebiasaan kita waktu itu, nongkrong dimana mana sampe tempatnya tutup~ minta bantuan Kang Mardi buat cek dan revisi proposal, gunta-ganti judul yang dibantuin sama Adi, ajak-ajakin anak poljar buat gabung jadi tim PKM, kita sempurnain proposal, Uwi, Siwi, Felix dan Kak Opung (Naufal nama aslinya) yang ngebantu juga, selalu nyempetin buat diskusi, bimbingan dengan Sir Yazid (Dosen Pembimbing) yang sangat helpfull, memberikan saran a-b-c dan akhirnya kita apply proposal ke belmawa dengan drama salah mulu sampe pdf proposal kita banyak bgt untungnya ada Uwi yang selalu siap siaga revisian sampe detik-detik deadline pengumpulan proposal. Setelah pengumpulan proposal kita melepas penat sedikit dan hanya tinggal menunggu pengumuman lolos atau tidaknya si proposal.

jujur, lynta engga terlalu excited untuk nunggu pengumuman waktu itu. karena rasanyaa pkm kita engga bakalan lolos.

BUT, ONE DAY…

28 April 2024 Adi tiba-tiba kirim link pengumuman PKM Belmawa, dia bilang “selamat lin….” awalnya masih engga percaya sih soalnya manusia satu ini kelakuan sehari-harinya bercanda mulu 🙁 dan akhirnya Lynta klik, download pdfnya, terus iseng search nama “Lynta” soalnya kalo dicari satu-satu capek bgt karena isinya tuu lumayan banyak kann..

sambil gemeteran, mata Lynta tertuju dengan kata “1 found” agak nge-lag sedikit soalnya masih engga percaya 🙁

Lynta tuh mikirnya, ‘bjir’ emang kita bakalan bisa ngewujudinnya? ini beresiko bgt loh, aku takut gabisa, kayaknya better gausah dilolosin aja lah pkmnya 🙁 tapi, temen-temen poljar dan sosma selalu ngeyakinin kalo semuanya pasti bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

Akhirnya, waktu berjalan dengan cepat.. pada tanggal 24 juni 2024, kami dari tim pkm pm dan beberapa volunteer dari Polban Mengajar sengaja menemui adik-adik yang sedang bersekolah untuk memberikan surprise ke mereka karena sebelumnya kami memang sengaja bilang ke guru untuk tidak memberitahukan kabar ini dulu. kami berhasil mengumpulkan adik-adik kelas 4-6 di satu ruangan dan Lynta bilang “nanti adik-adik kelas 4,5 sama 6 bakalan ke Polban!!” dan semua adik-adik di kelas itu menjerit bahagia. mungkin dipikirannya “yeay aku bakalan jalan-jalan, aku bakalan tau polban tuh kayak gimana, aku bakalan ke bandung!!!” dan lain sebagainya. 

Senyum bahagia mereka terpancar kala itu dan siapa menyangka, hanya dalam hitungan menit, berita bahagia tersebut sudah menyebar pada orang tua dan masyarakat di desa.

Singkat cerita, kami sudah rampung membentuk sebuah kapanitiaan, mematangkan ide program, membeli logistik, melengkapi semua persuratan internal dan eksternal untuk kegiatan ini dan dari setiap proses,  jujur surat menyurat ini yang melelahkan dan mengambil banyak sekali energi tapi alhamdulillah berkat kerja sama yang baik dan doa-doa baik, semuanya dapat terselesaikan.

Akhirnya, hari demi hari sudah kami lalui tak terasa hari ini adalah tanggal 27 Juli 2024 dimana tanggal yang kami janjikan adik-adik untuk bermain sambil belajar di Polban. malam hari sebelumnya, perasaan lynta campur aduk, bener-bener engga karuan, kepala lynta berisik banget dan banyak sekali ketakutan yang lynta pikirin.

Panitia dibagi menjadi dua, ada yang menjemput adik-adik dan ada yang stay di polban untuk menyambut adik-adik. alhamdulillah, subuh kala itu lynta dikabari kalo adik-adik sudah berangkat naik trucknya menuju titik jemput bus, dan alhamdulillah mereka bener-bener berangkat tepat waktu. ini semua berkat kesemangatan adik-adik dan kedisiplinan kakak-kakak juga, terima kasih banyak!!! Alhamdulillah juga, pagi itu bus adik-adik tidak terhadang macet sama sekali, jalanan begitu lancar, sehingga tidak memerlukan banyak waktu untuk sampai ke polban

Lynta menunggu bus adik-adik di pos satpam gerbang utama polban, dann ya ketika bus terlihat dari kejauhan, rasanya masih seperti mimpi bisa membawa adik-adik ke sini, lynta masih mencerna kejadian itu sembari mengikuti bus yang akan parkir dari belakang, adik-adik turun dan lynta melihat sendiri ekspresi adik-adik dan guru-guru. ada yang senyum bahagia, ada yang terheran-heran, ada yang kaget, dan ada yang masih ngantuk wkwkwk.
My Polban Dreams 2024

Acara di Polban berjalan dengan sangat baik dan lancar, adik-adik menari dan mendengarkan talkshow di student center, lalu kami ajak adik-adik keliling hanggar Aeronautika yang bahkan seorang mahasiswa Polban yang engga punya kepentinganpun tidak diizinkan untuk kesana, adik-adik sangat happy dan enjoy ketika mendengarkan penjelasana dari kakak-kakak mahasiswa teknik Aeronautika yang memakai seragam pilot itu!!!

Selanjutnya, adik-adik kami ajak ke DI Edutainment. yaitu sebuah wahana entertainment dan education mengenai pesawat terbang, adik-adik pun mendapat kesempatan untuk melihat pesawat lepas landas kala itu, selain itu mereka juga berkeliling diajak untuk melihat bagaimana pesawat itu dibuat dan masih banyak lagi. bahkan, adik-adik diberikan kesempatan untuk naik ke pesawat dan duduk di tempat pilot dan co-pilot!! dari bawah, lynta sangat amat bahagia dan berharap suatu saat nanti salah satu mereka bisa menerbangkan pesawat wkwkwk.

Alhamdulillah, ini adalah salah satu pencapaian besar bagi kami. acara hari itu sangat seru, terkendali dan menyenangkan sekali, dan kakak-kakak panitia dibanjiri banyak sekali doa baik dari adik-adik, para guru, dan orang tua siswa, alhamdulillah.

Kami yakin, suatu saat nanti adik-adik dapat melanjutkan pendidikannya dan menjadi semakin dekat dengan cita-citanya. kami harap, sampai kapanpun adik-adik tidak akan pernah melupakan hari itu, selamanya.

My Polban Dreams
Sosial Masyarakat

Bersama Sosma: Tumbuh dalam Hangat Kebersamaan

Konon katanya masa muda adalah masa untuk mencari pengalaman sebanyak-banyak nya dan katanya jangan sia-siakan waktu muda untuk berdiam. Kalimat itu sering aku dengar ketika aku masuk ke dalam dunia kampus, rasanya pengalaman dan tantangan yang ada memang harus dihadapi dan diselesaikan. Tapi pengalaman yang satu ini, rasa nya ingin aku rasakan dalam waktu yang panjang. Pengalaman yang terlupakan bersama Departemen Sosial Masyarakat, BEM Kema Polban 2024.

Sosial Masyarakat

Selama tiga bulan terakhir menjadi seorang staff muda Sosma, banyak sekali pengalaman yang didapatkan, rasanya sudah mengenal lama sosma karena padatnya berbagai kegiatan yang dilalui. Ada kalanya aku merasa lelah, bahkan hingga sekarang, ada banyak beban yang perlu di bawa setiap harinya. Namun beban itu tidak lebih besar dari rasa bahagia dan syukur ketika menjadi bagian dari departemen ini.

Saat pertama kali menjadi staff muda, tentunya ada berbagai kendala, kebingungan, kesulitan dan berbagai tantangan lain yang dihadapi saat diamanahi menjadi bagian dari tim hebat ini. Terlebih ketika di amanahi sebagai pemegang salah satu kegiatan besar departemen sosma. “apakah aku bisa?” , “kenapa para pengurus memilih aku? Kenapa orang lain tidak?” , “aku sepertinya tidak mampu” kalimat kalimat itu selalu berbenak di pikiran aku dan rasanya tidak bisa keluar bahkan terkadang hingga sekarang. Namun dukungan dari staff muda dan staff ahli lain, membuat aku mulai kembali mempercayai diri untuk terus bertahan dan belajar.

Pembelajaran pertama dimulai ketika kami harus membuat kepanitiaan pada kegiatan pertama kami, BERSERI (Bersama Sosma Ke Desa Indragiri). Saat itu aku cukup kewalahan bagaimana caranya aku mengatur sebuah kepanitiaan, yang didalamnnya terdapat sumber daya manusia yang berbeda-beda, yang pribadi nya pun belum aku kenali dalam jangka waktu yang lama. Namun, para staff ahli selalu mengarahkan kami semua ketika kami kesulitan. Akhirnya sampailah kami pada pelaksanaan kegiatan ini

Kegiatan BERSERI menjadi salah satu pengalaman yang berkesan bagiku. pertama kali nya seluruh staff muda dan staff ahli bersama mendatangi Desa yang hangat, Desa Indragiri. Senyum anak-anak yang riang, warga yang menyambut baik kami semua, rasanya ingin selalu kembali kesana dan menghirup udara segar desa Indragiri. Kegiatan ini juga mengenalkan aku pada kehidupan yang berbeda, kehidupan yang dimana arti kebersamaan, kepedulian, dan ketulusan sangat bermakna.

Pada BERSERI ini, kami sebagai staff muda diajarkan untuk selalu santun dan menjaga etika yang baik ketika menginjak rumah orang lain, ada yang bilang ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’. Yang berarti bahwa kita harus menghormati adat istiadat yang berlaku di tempat yang di kunjungi.

Kegiatan selanjutnya ada pada pergerakan Forum Sosial, untuk pertama kalinya pengalaman baru telah terbuka, aku mempresentasikan program kerja kepada para teman-teman departemen sosial yang tergabung pada forum sosial ini, tentunya tekanan datang ketika aku seorang yang gugup untuk berbicara depan orang harus mempresentasikan sebuah program kerja. Tetapi ketegangan itu mulai berkurang ketika aku mulai menyampaikan presentasi, serta tentunya dukungan dari teman-teman yang selalu membuat aku percaya bahwa semuanaya akan berjalan dengan baik. Juga senang rasanya melihat mahasiswa yang mengikuti forum sosial memiliki semangat yang tinggi dalam memperjuangkan pengabdian kepada masyarakat, maupun lingkungan.

Berlanjut pada kegiatan lingkungan “One Day Clean Up” yakni kegiatan memberihkan kampus selama satu hari. Dari kegiatan ini aku belajar banyak sekali hal baru, bagaimana jahatnya sampah terhadap keberlanjutan lingkungan. Banyak sekali pembelajaran yang diambil dari pergerakan ini, terlebih aku bertemu dengan beberapa orang yang peduli akan sampah. Aku selalu berharap kegiatan ini terus dibudayakan agar seluruh mahasiswa tersadar betapa pentingnya menjaga lingkungan kita. Terkadang manusia berpikir mereka punya ruang yang besar di bumi ini, namun nyatanya ruangan itu sudah mulai banyak ditempati oleh sampah yang tidak kita olah, sampah yang dibuang begitu saja, sampah hasil dari tangan manusia itu sendiri.

Setelah beberapa kegiatan tersebut, ada kalanya kegiatan yang melelahkan mulai berdatangan, terkhususnya karena staff ahli yang selalu mengajak para staff muda untuk berdiskusi mengenai rencana Sosial Masyarakat kedepannya. Hal ini hal yang membuat aku terkadang kewalahan harus mencerna penjelasan-penjelesan yang berat dari pada staff ahli. Disisi lain, diskusi dengan staff ahli dan staff muda adalah momen yang sangat aku tunggu. Disini kami bisa bertukar cerita, memikirkan masa depan, dan mencari solusi dari setiap masalah yang ada pada diri kami ataupun pada masyarakat dan lingkungan. Pengalaman ini menjadi pengalaman yang spektakular, aku selalu bersyukur aku bisa berdiskusi dengan orang-orang hebat pada bidang ini.

Rasa kebermanfaatan itu sangat menyejukan hati, lelah karena menjadi orang yang bermanfaat adalah lelah yang aku sukai.

Sampailah aku pada Program Kerja yang baru saja dilaksanakan, Envuronment Care Occasion Series 2024, yakni kegiatan selama 10 hari pembuatan taman edukasi lingkungan. Tentunya pembelajaran mengenai edukasi lingkugan sangat beragam yang lahir pada Program Kerja ini, salah satu yang berkesan adalah ketika kami diajak untuk berkunjung pada lab kang pisman, dimana kami diedukasi mengenai pengelolaan sampah yang baik, sampah yang ada seharusnya diolah oleh kita, manusia sebagai pembuat sampah. Dilanjutkan dengan pengerjaan taman yang melelahkan, namun sangat berbuah manis, aku bertemu dengan beberapa orang hebat yang mau berkontribusi bersama pada pembuatan taman ini. Bertahanlah selamanya ECO Series 2024.

Sosma bukan hanya tentang pengabdian kepada masyarakat, tapi juga tentang pengembangan diri. Pada organisasi ini, membantu membuka mataku terhadap berbagai isu sosial yang dihadapi masyarakat. Aku belajar bagaimana menganalisis masalah, mencari solusi, dan mengkomunikasikan ide dengan baik. Sosma sudah aku anggap sebagai rumah kedua saat ini. Di sini, aku bertemu dengan staff ahli dan staff muda yang luar biasa. Staff ahli selalu berusaha untuk membersamai kita untuk terus berkembang. Berbagai insight baru, penyelesaian masalah yang baik dan cara berpikir positif yang mereka ajarkan membantuku keluar dari zona nyaman dan menantang diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Selain berorganisasi, staff ahli selalu mengajak aku untuk berpikir jauh mengenai perencanaan kedepannya, dimana sosma bisa menjadi tempat untuk mahasiswa-mahasiswa berkembang. Aku selalu bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi bagian dari Sosma. Pengalaman dan pelajaran berharga yang aku dapatkan di sini akan selalu kuingat dan aku coba terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosma telah mengajariku arti pengabdian, kepedulian, dan ketulusan. Kini, aku melangkah maju dengan penuh semangat dan keyakinan. Untuk Sosma, perjalanan kita masih panjang, kaki kita akan terus berjalan, pundak kita akan masih terus terasa pegal, pikiran kita akan terus menyimpan memori yang dipelajari, fisik kita akan lelah, karena mengabdi. Tetap lah kuat, tetaplah riang, tetaplah hangat. Semangat sampai akhir, Sosma Tersayang.

Siapapun kamu yang membaca ini, aku harap kamu menjadi orang yang jauh lebih bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

I can’t tell where the journey will end,

But I know where to start.

– Avicii